September 17, 2026

Memahami Sintaks dan Struktur Kode JavaScript.

Pengenalan dasar sintaks JavaScript modern: statement, whitespace, case sensitivity, dan konvensi penulisan kode yang umum dipakai saat ini.

Sebelum masuk ke logika program yang lebih rumit, penting untuk memahami aturan dasar penulisan kode JavaScript: bagaimana sebuah statement dibaca, bagaimana whitespace diperlakukan, dan konvensi apa yang lazim dipakai komunitas saat ini.

Statement dan Titik Koma

Program JavaScript terdiri dari kumpulan statement, yaitu instruksi yang dijalankan satu per satu dari atas ke bawah.

const nama = "Rani";
console.log(`Halo, ${nama}!`);

JavaScript memiliki fitur bernama Automatic Semicolon Insertion (ASI) yang menambahkan titik koma secara otomatis di akhir baris jika dianggap perlu. Meski begitu, kebanyakan tim pengembang tetap menulis titik koma secara eksplisit agar perilaku kode konsisten dan mudah diprediksi, terutama saat menulis kode dalam satu baris atau memakai IIFE.

Case Sensitivity

JavaScript membedakan huruf besar dan kecil. Variabel namaPengguna, NamaPengguna, dan namapengguna dianggap tiga identitas yang sama sekali berbeda.

let umur = 20;
let Umur = 25; // variabel berbeda, bukan menimpa 'umur'

Whitespace dan Indentasi

Spasi, tab, dan baris baru pada umumnya diabaikan mesin JavaScript, tapi sangat memengaruhi keterbacaan kode oleh manusia. Konvensi umum saat ini memakai indentasi 2 spasi, dirapikan otomatis lewat tool seperti Prettier.

function sapa(nama) {
  if (nama) {
    return `Halo, ${nama}`;
  }
  return "Halo, siapa saja";
}

Blok Kode dengan Kurung Kurawal

Kurung kurawal { } menandai sebuah blok yang mengelompokkan beberapa statement, dipakai pada fungsi, kondisi, maupun perulangan.

if (jamSekarang < 12) {
  console.log("Selamat pagi");
} else {
  console.log("Selamat siang");
}

Penamaan Identifier

Nama variabel dan fungsi di JavaScript modern umumnya memakai gaya camelCase, sedangkan nama kelas memakai PascalCase.

const kecepatanMaksimal = 120; // camelCase untuk variabel
class KendaraanListrik {}       // PascalCase untuk class

Identifier tidak boleh diawali angka dan tidak boleh memakai kata kunci bawaan JavaScript seperti class, function, atau return sebagai nama variabel.

Kesimpulan

Sintaks JavaScript terlihat sederhana, tapi konsistensi dalam penulisannya adalah fondasi kode yang mudah dibaca tim lain. Membiasakan diri dengan titik koma yang jelas, indentasi rapi, dan konvensi penamaan sejak awal akan sangat membantu saat kode mulai bertumbuh besar.

Hey! I’m Fanny, the software engineer tending to this digital garden. You can read more about me, or subscribe by email.

Comments